Sabtu, 26 Desember 2015

ALASAN SAYA TIDAK MEROKOK.!

Assalamu'alaikum,. Ikhwani wa alhwati fillah, di kesempatan Sharing, kali ini kita akan berbagi, materi dg tema;
"Remaja Smart bukan Perokok"
.
     Ikhwani fillah, kalau kita mau sedikit belajar, dari mana sih Asal mula dan sejarah nya Rokok.?  Sedikit info nih, ya.. Sebenarnya Rokok pertama kali di lakukan Oleh suku-suku penduduk Asli Amerika, Seperti Suku maya, Indian, Aztec, etc. Yang itu di lakukan untuk Ritual atau upacara pemujaan Roh nenek moyang.  Pada abad ke-16 Cristopher Colombus dan Rombonganya datang, Dan tertarik untuk menghisap tembakau, budaya Itu pun di bawa pulang ke eropa, 
   Sesampai di Eropa ada seorang diplomat prancis yang berinisiatif untuk mempopulerkan Kebiasaan merokok pada kalangan bangsawan, namun hanya di lakukan untuk bersenang2, berbeda dengan suku maya,  Dialah JEAN NICOT yang kemudian namanya di gunakan untuk menyebut NIKOTIN.
  Setelah berhasil meriuhkan Penduduk asli amerika, orang2 Eropa juga menjajah berbagai Belahan dunia yang lain, hingga kebiasaan Menghisab tembakau ikut tersebar.
Pada abad ke-17 Pedagang Spanyol masuk ke Turki yang Notabene Sbg Negara islam dan pada saat itulah, kebiasaan menghisab tembakau mulai masuk ke Negara² islam.
  Ikhwani fillah, jika Data ini benar maka jelas kebiasaan Merokok Ada jauh, setelah zaman Rosulullah, Salallahu alaihi wasallam.
WaAllahu musta'nan...

# Nah..  Trus, Apa hub-x Remaja Muslim yang Smart, sama Tidak merokok., ?
  Eeeits.. Sabar dulu, bukan bermaksud menGeneralisir atau meLabel Remaja muslim yang merokok brarti gak smart gitu, nggak..!
Ane di sini cuma Bermaksud buat Berbagi, Kenapa sih, kita Remaja muslim harus menghindari / meninggalkan Rokok, Coz banyak yg bertanya juga.. Gimana Cara buat menghindari dan Kenapa harus di hindari.. Nah.. Gitu..
  Bicara tentang Kenapa kita, harus meninggalkan Rokok ni ya..

* Di liat dari Sejarah nya aja nih,

Merokok awalnya di lakukan untuk pemujaan roh nenek moyang, sedangkan kita, muslim kan gak boleh Niru2 yang kayak gitu,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ. (أبو داود)
(Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka). HR Abu Daud,
Ya tp, kembali pada Niat juga sih..

*Toh, Di samping itu, klo kita fikir² Merokok juga tidak Ada manfaat nya, udah sepatutnya donk, kita ninggalin amalan yang gak bermanfaat buat kita,. 
: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ” من حسن إسلام المرء تركه ما لا يعنيه
Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: ” Sebagian dari kebaikan keIslaman seseorang adalah meninggalkan suatu hal yang tidak berguna baginya. ” [HR Tirmidzi]
Tapi, Kadang ada juga perokok, yang bilang klo Rokok bisa buat fikiran jadi tenang,!
Yaaa ... Jikapun itu benar, juga tak bisa di jadikan alasan untuk membenarkan merokok. Karna Allah Sudah menjelaskan bahwa ketenangan Bisa di dapat dengan berdzikir, bukan merokok.
ألا بذكر الله تطمئن القلوب
Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah, hati menjadi tenteram. (QS. Al Ra’du: 28)
*Kalau masih aja nih, bilang Rokok itu bermanfaat buat nenangin fikiran, Apa iya bisa ngalahin Dzikir.,? Toh, Rokok juga lebih banyak Madharat nya drpd Manfaat nya.. Saat masih di Smp aja Udah di ajarin tuh, tentang bahaya Rokok, yang bisa nyebapin Kangker lah, serangan jantung lah, Gangguan Kehamilan lah, Impotensi lah, apalah2.. Di jelasin juga kan, Ada lebih dari 1000 jenis Racun dalam satu batang rokok. Nah loh.. Masih aja bilang manfaat.?
Padahal jelas2 Qur'an bilang
“Janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” QS:Al-Baqarah; 195

*Malahan nih akhy.. Sekarang Di kemasan2 Rokok jelas banget ada pernyataan "MEROKOK MEMBUNUH MU"
Brarti Secara perlahan kita, membunuh Diri kita donk, itu kan gak boleh,😊
“Dan janganlah kamu membunuh dirimu” (Qur’an Surat Annisa : 29)
.. Membunuh Karunia yang telah Allah berikan berupa badan yang di ciptakan dengan sebaik2nya. "Sungguh telah kami ciptakan manusia dengan se-baik2 penciptaan." Qs:At-Tiin;4
nah loh, bukanya mensyukuri dengan menjaga Badan tetep sehat malah, merusak kenikmatan.. Aduduh,. Gimana tuh.. Bisa2 kufur nikmat loh..
Masak udah tau Rokok itu mengandung Racun yang membunuh scr Perlahan, kok masih aja Ngotot sih..😕  Gak ingat sabda nabi ya...
“Barangsiapa menghirup racun hingga mati maka racun itu akan berada di tangannya lalu dihirupkan selama-lamanya di neraka Jahannam” (H.R.Muslim)
Coba deh, Antum coba2 browsing berapa Orang yang Mati setiap tahun nya gara2 penyakit akibat meRokok, klo dah tau, Di jamin bakalan Shock deh.. 😀
Emang sih, Rokok Gak bikin Langsung mati, tapi kan bikin Penyakit yang mematikan,.! Kan Dalam kaidah Fiqih "Mencegah keburukan/Bahaya lebih di Dahulukan drpd mengambil manfaat." Apalagi Manfaat nya cuma seuprit tapi Rugi nya SeGunung..
  *Tak cukup Merusak kesehatan, tetapi Rokok juga Merusak keuangan.. Hehe.
  Gak tanggung2 ternyata, Pecandu rokok sejati, sehari bisa habis 2 bungkus rokok.. Bayangin tuh, kalau 1 bungkus nya 14Rb, Klo sehari habis sebungkus aja, sebulan bisa abisin duwit, 420Rb, behh.. Udah kayak cicilan motor matic tuh.. Mending buat nyicil motor matic aja.. Lumayan kan tiga tahun lunas, bisa buat warawiri anak sekolah, atau kegiatan manfaat lainya, daripada duwit mubadzir.. Ya nggak ..?
Bisa di benci sama Allah kan Nanti...
“Allah membencimu karena kamu menyia-nyiakan harta” (H.R.Bukhari-Muslim)
Slain berpotensi di Benci Allah karna Berbuat mubadzir, juga berpotensi buat jadi Kandidat saudaranya setan loh.. Hyo sapa yang mau.?
“Janganlah menghambur-hamburkan hartamu dengan boros karena (pelaku) pemborosan itu adalah sudaranya setan” (Qur’an Surat Al-Isro : 26)
 
*Ikhwah Fillah,. Di lain Merugikan Diri sendiri, Rokok juga Merugikan Orang lain loh..!.
Karna Asap Buangan dari perokok lebih berbahaya buat Orang di sekitar,
(Gimana gak bahaya, udah asap rokok beracun, kecampur CO²-nya Perokok lagi..😁) Yang biasa di sebut dengan istilah, perokok pasif, Sang perokok pasif Mendapat bahaya yg berkali lipat drpd si Perokok aktif,
Asap rokok, itu Udah Berbahaya, mengganggu pula.. Siapa coba yang gak Risih sama asap Rokok (Kecuali perokok). Padahal, Sesama muslim kan gak boleh menggangu muslim yang lain,
"Dan sesungguhnya orang-orang yang mengganggu/menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan dengan tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS. Al-Ahzab: 58)
Masak sih, Ngaku nya sayang sama anak, istri. Tapi kok ngeracuni tiap hari.. Gak Logis banget kan.!
*Sebener nya nih, kalau Kita mau nuruti Akal Fikiran, Anugrah yang membedakan kita dari binatang, kita gak bakalan deh, mau ngerokok. Udah jelas kan Rokok itu Gak baik bagi kesehatan diri sndr dan Orang lain, Rokok juga Banyak madharat drpd manfaat nya..

“Dan menghalalkan yang baik bagi mereka serta mengharamkan bagi mereka segala yang buruk”. (QS Al-A’raf : 157).

# Gimana Akhi.? Kalau udah sedikit Tau yang kayak gitu.. Sekarang pasti udah ada sedikit bayangan kan, gimana cara buat Menolak Ajakan Perokok.
Tapi harus, di ingat juga Akhy.. Kita harua menolak keburukan dengan cara Yang baik.
. ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ السَّيِّئَةَ ۚ
Bicos.. Klo kita Nolak nya dengan cara yang gak baik nih, akhy.. Yang ada ntar bukan menyadarkan tapi malah Jadi Permusuhan.. WaAllahu A'lam bisshowaf..
  #jika_salah_Mohon_Pembenaran


Senin, 21 Desember 2015

CIRI² COGAN LUAR&DALEM.!




Assalamu'alaikum, Ikhwany wa Akhwaty fillah.. 🙏
Kali ini kita, bakal cari tau, gimana sih, Pribadi Cowok sejati, yang Ganteng nya Dhohir dan batin.. Cie_ileh.. Yang nulis jadi tersinggung nih.. Hehe. 
    Di lain Arti, Topik kita, kali ini bisa jadi hal yang sangat penting loh, Coz.. Buat, yang Akhwat ini bisa di jadikan sbg Acuan dalam Penilaian pribadi si Do'i..  Buat yang Ikhwan juga, bisa di jadikan sebagai, Bahan, koreksi&Introspeksi diri.. Lumayan kan klo bisa di Praktekin.. Okelah okeh, langsung aja kita, CekiDut..
1. MENJAGA SHALAT FARDLU&SUNNAH
Behh.. Cewe' mana sih, yang gk suka sama Cogan yang ibadah nya rajin, dah gitu Semangat sholat berjama'ah di mesjid lagi..
Insya'Allah dah, Klo shalat nya baik, Yang lain juga baik,
فَإِنْ صَلُحَتْ صَلُحَ سَائِرُ عَمَلِهِ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ عَمَلِهِ

Bila shalatnya baik maka baik pula seluruh amalnya, sebaliknya jika shalatnya rusak maka rusak pula seluruh amalnya.”(HR.At-Tabrani)
  Tuh.. Kan, Rasul aja Bilang gitu.. Makanyo, Ukhty2, klo pilih cogan harus yg baik sholatnya.. Klo sholatnya aja, bisa dia jaga,. Apalagi Perasaan dan kepercayaan dr Kamu.. Di jamin👍 dah,..


2.MENJAGA LISAN & PANDANGAN
“Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda, ‘Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kata yang membuat Allah swt ridha kepadanya, sang hamba sendiri sama sekali tidak memperhitungkannya, namun dengan satu kata itu, Allah swt naikkan derajatnya beberapa derajat, dan sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kata yang membuat Allah swt murka, sang hamba sendiri tidak memperhitungkannya, namun gara-gara satu kata tersebut, sang hamba terperosok ke dalam neraka Jahannam’,” (Muttafaqun ‘alaih, lihat Bukhari [6477, 6478] dan Muslim [2988]).
Gimana My akh&ukh.? Dah, jelas banget kan.. Dr hadist tadi kita belajar bahwa jika kita, tak mampu menjaga lisan, Bisa2 kita bakal di celup tuh ke dalem jahannam..
Dan, selain itu, ada juga jaminan Derajat yg tinggi buat kita2 klo bisa menjaga lisan,.. Bahkan nih, dilain hadist Rasul s.a.w menyatakan..
‘'Siapa yang mau menjamin untukku bahwa ia akan menjaga organ antara dua rahang dan dua kakinya, maka aku jamin surga baginya’,” (HR Bukhari [6474]).
Nah loh.. Keren kan..
Itu baru yang Lisan tuh..
Klo yang pandangan Gmn..?
Menjaga pandangan juga gak kalah penting loh, Cos.. Godhul bashor merupakan hijab nya para ikhwan,  Dengan menjaga pandangan Jiwa bisa terjaga.. Gak percaya..?  Liat aja sendiri di Qs:An-nur;30
“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, “Hendaklah mereka menundukkan pandanganya, dan menjaga kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.

3.LEMAH LEMBUT
  Lemah lembut bukan berarti letoy loh, ukh..  Tapi, Woles dalam bersikap, Lembut dalam berkata, dan santun di setiap tingkah dan laku nya.. Karna Kelembutan dalam bersikap juga termasuk salah satu kunci kebaikan loh..!!!
مَنْ يُحْرَمْ الرِّفْقَ يُحْرَمْ الْخَيْرَ

“Orang yang dijauhkan dari sifat lemah lembut, maka ia dijauhkan dari kebaikan.” (HR.Muslim)

الرِّفْقَ لَا يَكُونُ فِي شَيْءٍ إِلَّا زَانَهُ وَلَا يُنْزَعُ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا شَانَهُ

“Sesungguhnya sifat lemah lembut itu tidak berada pada sesuatu melainkan dia akan menghiasinya (dengan kebaikan). Sebaliknya, tidaklah sifat itu dicabut dari sesuatu, melainkan dia akan membuatnya menjadi buruk.” (HR. Muslim.)
Selain itu, Allah juga mencintai HambaNya yg Bersifat Lemah Lembut..

إِنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِي الأَمْرِ كُلِّهِ

“Sesungguhnya Allah adalah Dzat Yang Maha Lembut yang mencintai kelembutan dalam seluruh perkara.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
    Oleh karena itu, sudah seharus nya, laki2 yang baik harus memiliki prubadi yang lembut, karna padanya lah, anak dan istri nya kelak akan Berlindung, Dengan jiwa yang lembut penuh perhatian dan pengertian inilah, Laki2 bisa membuat anak, istri dan orang2 di sekitar nya merasah tenang dan nyaman.


4.JUJUR & TEGAS
Jujur bukan sekedar jujur kacang ijo ya,  ukhty,.. Tapi, pribadi yang selalu berani menyampaikan kebenaran dengan cara yang baik. Pribadi yg Jujur dalam bersikap dan berkata..  Alasan mengapa jujur termasuk dalam Ciri Cogan Luar dalem karena..  Jujur ternyata pangkal kebaikan(surga) loh..

Rasulullah SAW bersabda : “Wajib atasmu berlaku jujur, karena jujur itu bersama kebaikan, dan keduanya di surga. Dan jauhkanlah dirimu dari dusta, karena dusta itu bersama kedurhakaan, dan keduanya di neraka”.
[HR. Ibnu Hibban di dalam Shahihnya]
   Di samping jujur juga Tegas..
Tegas bukan berarti keras atau galak, tapi sifat mantab, tidak plin-plan, juga tegas dalam menyampaikan nasehat, karna laki2 adalah imam bagi istri&anak²nya. Juga tetep, harus santun dan bersahaja di setiap langkah dan kata-nya.. 
5.HAUS AKAN ILMU
Ini juga gak kalah penting loh. Akhy wa Ukhty,.
Klo kita bicara tentang keutaman ilmu dan orang yg berilmu gak bakalan kelar dah,
   Allah memuliakan derajat HambaNya yang berilmu lebih tinggi drpd yang hanua ahli ibadah.. Karna Orang yang paling takut pada Allah, adalah orang yg paling berilmu.. Ilmu sebagai cahaya di saat gelap, ilmu menjernihkan hati sebagaimana Air hujan yang menyuburkan tanaman, membasahi tanah tandus.. Tapi,  Tentu yang demikian tejadi karena benar² mengamalkan ilmu dengan baik..

6.MENJAGA PENAMPILAN & KEBERSIHAN DIRI.
Pakaian Sopan, rapi, dan juga wangi tentu pasti akan membuat orang lain lebih merasa nyaman dan sedap memandang, dalam islam juga sangat Di Anjurkan untuk berpakaiam rapi dan memakai parfum atau wangi2an. karna, kerap kali, Penampilan di jadikan sebagai Awal Penilaian, karena sedikit banyak penampilan juga Cerminan dr kepribadian, senada dg pribahasa jawa yang menyatakan "Ajine Rogo soko Buaono."

7.BERBAKTI KEPADA ORANG TUA
 Taat pada Allah, dan patuh pada orang tua. Tentu Organ Vital bagi pribadi COGAN yg Dhohirun wa batinan.
  Berbakti pada Ortu alias Bonyok(bokap&nyokak😸) sangatlah penting karena ridho Allah terletak pada ridho Orang tua.. Dan satu info penting nih akhi&ukhty, klo kita amati nih, uhkty wa Akhy.. Tenyata Perinta Buat berbakti pada Bonyok, di dalam Al-qur'an selalu, di sandingkan dengan Perintah meng-Esa kan Allah, misal ni ya..
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya."
Qs:Al-isra':23
Selain itu.. Juga di: QS. an-Nisa’ (4) ayat 36, Al-An’am (6) ayat 151, Al-Ankabut (29) ayat 8, Luqman (31) ayat 14-15, Al-Ahqof (46) ayat 15-16 dan masih banyak lagi..
  Nah.. Itu menandakan bahwa Berbakti kpd Ortu merupakan salah satu amalan yg utama,. Di hadist2 Banyak bgt dah di jelasin keutamaanya; Di Ridhoi Allah, di luaskan Rizki, di panjangkan umur, Di Ringankan beban hidup banyak lah pokonya,. Yang pasti Nilai plus lah buat cogan yang berbakti pd Bonyok..

8.BERGAUL DENGAN ORANG2 BAIK (soleh/ha) DAN MENGAJAK ORANG YANG KURANG BAIK KEPADA KEBAIKAN.
   Kalau kita masih inget perkataan Adi bin Zaid r.a yang menyatakan: tak perlu bertanya (tentang) siapa orang itu, tapi cukuplah bertanya siapa teman dekat nya.."
Nah.. Gimana.. Dah jelas kan.. Memang Pergaulan  berpengaruh bgt pd pribadi seseorang,   klo bergaulnya sama orang yg baik² sih, Insya'Allah juga, baik.. Tp, kalo bergaulnya sama Orang yv gk baik ya bisa jadi gak baik juga,. Pernah tau kan hadist Riwayat al-Bukhari no. 5534, & Muslim no. 2628. Itu loh.. yang ngejelasin tentang si penjual parfum dan tukang pande besi, pasti dah tau kan.. Selain bergaul dgn orang baik juga mengajak pada kebaikan, karna itu sebagai wujud rasa solideritas nya pada Muslim yang lain, dan yang pasti sebagai Bentuk Amal ma'ruf juga kan, suatu perintah Allah yg keutamaanya behh 👍 bgt..

9.TIDAK BOROS DAN TIDAK BAKHIL
  Bijaksana dalam me-manage uang  merupakan satu bukti bahwa dia sadar akan masa depan, karna untuk menghadapi masa depan tidak hanya butuh persiapan mental tp, juga finansial..  Dan klo kita amati dr sudut pandang agama, Boros jugaasih saudara nya mubadzir, yang hanya di lakukan oleh teman2 nya syetan.
Qs Al-Israa' ayat 26-27 :
"Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan".
  Dan juga tidak bakhi, karna bakhil juga suatu sifat yang di benci oleh agama, manusia dan Binatang. Hehe.
Berikut ancaman untuk orang2 yang bersifat bakhil.
harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat..”  (Qs:Ali Imran : 180)

10. CINTA TERHADAP AL-QUR'AN
  Behh.. Yang ini kyak nya, Pokok bgt ya.. Emang Orang klo hatinya udah terpaut sama Qur'an. Akan selalu rindu untuk membaca nya.. Tak pernah lelah memahami maknanya, dan mengamalkan isi nya.. Klo bisa kyak gitu y,  Udah bisa di katakan pasti, hidup nya di penuhi kebaikan dan keberkahan, Menjadi hamba yang di cintai oleh Allah,. Gak ada habis nya dh pkonya klo kita nge bahas, keutamaan Qur'an dan Ahli Qur'an.

WaAllahu a'lam bishowab... Itu Dia Kurang lebih tanda atau ciri dari Cogan luar dalem.. Apabila ada Pendapat lain silahkan di sampaikan..
Assalamu'alaikum..


Minggu, 13 Desember 2015

Kuatkan Hati mu..

Assalamu'alaikum, Bani adam..
Apa kabar kamu..
   Desember Gemuruh, hujan, mendung, angin, dan guntur.. Ya Seperti itulah..
Buat kamu yang merasa hidup Sangatlah susah, Di Hujani Berbagai masalah..
  Santai fren..  Sabaar...  Setiap masalah pasti ada solusinya, sebagaimana, setiap penyakit yang pasti ada obat nya.. So.. Jangan Berputus asa,. Kamu kan Orang Beriman tuh..,
"Dan janganlah kamu bersikap lemah, dan jangan pula kamu bersedih hati, Sebab kamulah yang paling tinggi (derajatnya) jika kamu beriman." Qs;Ali-Imran:139.
Nah loh.. Masa' Udah di Motivasi kaya' gitu sama Allah, masih aja lu Letoy.. Yang tegar dong.. Bersikaplah sebagaimana khalifah, yg semestinya..  Mulai lah berusaha untuk ngerubah Keadaan lu, sampe kapan lu mau terpuruk kaya' gini..   Hanya lu sendiri yg bisa ngerubah hidupmu.. Allah gak akn merubah keadaan suatu kaum, sampe ia merubahnya sendiri.. Kaya' gitu kan kata Qur'an surat;Ar-Ra'd;11
 
Lagipula nih, Fren.. Semua juga punya masalah, bukan lu aja.
Udah janji Allah buat, ngasih manusia Cobaan berupa masalah² ada yg berupa rasa takut, lapar, kekurangan harta, jiwa buah2an dsb lah, itu dah nash dlam Qur'an 02;155 & Qs29;2, Malahan nih, fren.. Jangan kira cobaan cuma berupa permasalahan yh pahit fren.. Setiap kenikmatan juga hakikat nya unian loh, bakal di tagih juga syukur nya.. Malah bisa jadi susah nya Di akhirat nanti..  Cos Allah menjadikab setiap kebaikan&Dan keburukab itu ujian.. Liat deh di Qs:Al-Anbiya;35
  Dan permasalahan setiap orang sesuai dg kadar keimananya,  Allah gak akan kok, membebani hambanya melebihi kemampuan nya..Qs;02:286
,udah gak ada alasan buat lu bilang gak sanggup, tinggal lu nya aja mau usaha atau nggak..   Cos, Setiap manusia hanya memperoleh, sesuai apa yg di usahakan,
Qs:an-najm;39 .. Jangan bilang udah gak ada gunanya.. Allah gak akan menyia²kan Kebaikan hambanya, Gak bakal Nyia2in. Usaha hambanya, asal ia beriman.
Masa' lu gak yakin sama Qur'an sih fren,  jangan Nurutin Emosi aja donk, pake Rasio dikit,.
Lah trus, caranya gimana..?  Caranya gampang.. Berdo'a dan berusaha, Sabar juga tentunya, Dan mohonlah pertolongan dengan sabar dan sholat, gitu kan kata Allah di Qs:02;153.
  Lu lakuin aja yang terbaik yang lu bisa, niat kan semua atas Ridho Allah.. Gak usah takut, apalagi kecewa saat, kebaikan mu di Ludahi orang lain, kan yg lu cari bukan penilaian mereka...
  Yakin aja, semua yg terjadi pasti yg terbaik, Karna Semua rentetan peristiwa udah ada naskah nya.. Di lauh mahfuz..  Segala sesuatu yg terjadi pd ciptaan Allah, Itu menurut Qodar nya. Qs:Al-Qomar;49
   Yakini aja semua pasti ada hikmah nya, habis gelap terbitlah terang..  Bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Al-Insyira;6 
So.. Semangat fren.. Dalam menghadapi masalah, gak ada ujian gak belajar, gak belajar gak berkembang, gak ada perkembangan gak hidup, Gitu fren prinsip nya, so.. Jangan bersedih jangan berduka, jangan putus asa,
Jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah, Sungguh yg berputus asa pd rahmat Allah hanya orang2 kafir. Qs;Yusuf;87.
  Oke Fren... Moga bermanfaat, Selamat berjuang selamat bermuhasabah, bertafakkur,. 
  Apa hikmah nya, gimana kamu menyikapinya, Dan, Apakah masalah mu ini, Cobaan dari Allah atau, balasan atas kemaksiatan Yg udah kamu lakukan..
Setiap kebaikan yang kamu dapat, itu datang dari Allah. Dan setiap keburukan Yang menimpa mu itu, Dari diri mu sendiri.Qs.04:79
  Ampunan Allah tak terbatas.. Jangan Pernah Berputus asa..
To be Continue...


Rabu, 28 Oktober 2015

Kisah Taubat Sahabat Rasul. (Sangat menyentuh hati)



Suatu hari Umar ra datang menemui Rasulullah dengan menangis. Rasulullah pun bertanya kepadanya, Apa gerangan yang menyebabkan engkau menangis, wahai Umar?” Kata Umar, Sungguh hati saya mrasa tersentuh oleh ratapan sorang pemuda yg ada dipintu rumah tuan! Rasulullah pun mmerintahkan Umar untuk mmbawa pemuda itu. Ketika pemuda itu telah sampai dihadapan Rasulullah, beliaupun bertanya kepadanya,
”Wahai Pemuda, apa gerangan yang menyebabkan engkau menangis dan meratap?” Pemuda itu menjawab , ”Wahai Rasulullah, yang membuat saya menangis ialah banyaknya dosa yang terlanjur saya lakukan ! Saya takut bila Allah murka kepada saya!” Beliau kembali bertanya, ”Apakah engkau mempersekutukan Allah dengan sesuatu ?” ”Tidak!” jawab pemuda itu. ”Apakah engkau telah membunuh orang dengan tanpa hak?” tanya Rasulullah . ”tidak !” jawab pemuda itu. ”Allah akan mengampuni semua dosamu, meskipun dosamu itu sepenuh tujuh langit dan bumi!” jelas Rasulullah sembari menenangkan pemuda itu. Mendengar penjelasan Rasulullah , pemuda itupun berkata, ”Wahai Rasulullah, dosa saya lebih besar dari tujuh langit dan gunung yang tegak berdiri!” Beliau pun menimpali , “Apakah dosamu lebih besar dari kursi ( kekuasaan ) Allah?”. “Dosa saya lebih besar lagi !: ratap pemuda itu. “Apakah dosamu lebih besar dari Arsy?” beliau kembali bertanya. “Dosa saya lebih besar dari itu !” jawab pemuda itu. “Apakah dosamu lebih besar , ataukah Allah?” Tanya Rasulullah. “Allah tentu yang lebih besar dan lebih Agung , tapi saya malu kepadamu, Wahai Rasulullah, jawab pemuda itu. Beliaupun bersabda, :Janganlah engkau malu, beritahukan dosamu kepada saya!” pinta Rasulullah. Oleh karena beliau yang meminta , maka pemuda itupun tak kuasa untuk menolaknya. Akhirnya iapun menceritakan dosa yang telah dikerjakannya, seraya berkata : “Wahai Rasulullah , sungguh saya adalah seorang pemuda pembongkar mayat dalam kubur sejak 7 tahun yang lalu.
Suatu ketika ada seorang gadis putri seorang sahabat golongan Anshar yang meninggal dunia, maka saya pun membongkar kuburnya dan mengeluarkannya dari kafannya, karena tergoda bisikan syetan , saya pun menggaulinya. Tiba-tiba gadis itu berbicara, “Tidakkah engkau malu kepada Kitab Allah dan pada hari dia meletakkan ‘kursinya” untuk memberikan hukum serta mengambil hak orang yang dianiaya dari orang yang telah menganiayanya? Mengapa engkau jadikan aku telanjang dihari penghimpunan kelak, dari orang- orang yang telah meninggal dunia? Mengapa engkau jadikan aku berdiri dalam keadaan junub diharibaan Allah? ”
Mendengar cerita itu Rasulullah pun meloncat karena gusarnya . Dengan suara keras , beliau berkata, “Wahai pemuda Fasiq, keluar dan jauh-jauhlah kamu dari saya, tidak ada balasan yang pantas untukmu kecuali neraka!” Pemuda itupun keluar dengan menangis sejadi-jadinya . Ia menjauh dari khalayak ramai dan menuju kepadang pasir yang luas, dengan tidak mau makan dan minum sesuatupun, serta tidak bisa tidur sampai tujuh hari lamanya. Tubuhnyapun menjadi lemah dan lunglai, hingga iapun jatuh tersungkur dipermukaan tanah berpasir yang maha luas itu. Seraya meletakkan wajahnya dipasir sambil bersujud, ia berdoa dan meratap.
“Wahai Tuhan, aku adalah hamba-Mu yang berdosa dan Bersalah. Aku telah datang ke pintu Rasul-Mu agar dia bisa menolongku di sisi-Mu. Namun ketika ia mendengar dosaku yang sangat besar, ia mengusir dan mengeluarkan aku dari pintunya. Kini aku datang kepintu-Mu, agar engkau berkenan menjadi penolongku di sisi Kekasih-Mu. Sesungguhnya engkau maha pengasih kepada hamba-hamba-MU . Tak ada lagi harapanku kecuali kepada-Mu . Kalau tidak mungkin, maka lebih baik kirimkan saja api neraka dari sisi-Mu, dan bakarlah aku dengan api itu didunia-Mu ini, sebelum aku engkau bakar diakhirat-Mu nanti!” Sepeninggal pemuda itu , Rasulullah didatangi oleh malaikat jibril , seraya berkata, “Wahai Rasulullah, Allah telah berkirim salam kepada-Mu!” Beliaupun menjawab salam Allah. Setelah itu malaikat Jibril kembali berkata, “Allah bertanya kepadamu , apakah kamu yang telah menciptakan para makhluk? ” Beliau menjawab , “Tentu saja tidak, Allah yang telah menciptakan semuanya!” “Allah juga bertanya kepadamu, Apakah kamu yang telah memberi rezeki kepada makhluk-makhluk Allah?” malaikat jibril kembali bertanya. “Tentu saja Allahlah yang telah memberi rezeki kepada mereka , bahkan juga kepadaku!” jawab beliau. “Apakah kamu yang berhak menerima taubat seseorang?” kembali malaikat jibril bertanya. “Allah lah yang berhak menerima dan mengampuni dosa hamba-hamba-Nya!’ jawab beliau. Mendengar jawaban-jawaban Rasulullah , malaikat jibril pun berkata , “Allah telah berfirman kepadamu , “ Telah aku kirimkan seorang hamba-Ku yang menerangkan satu dosanya kepadamu, tapi mengapa engkau berpaling daripadanya dan sangat marah kepadanya? Lalu bagaimana keadaan orang-orang mukmin besok, jika mereka itu datang padamu dengan dosa yang lebih besar seperti gunung? Kamu adalah Utusan-Ku yang aku utus sebagai rahmat untuk seluruh alam, maka jadilah engkau orang yang berkasih sayang kepada orang-orang beriman dan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa . Maafkanlah kesalahan hamba-Ku, karena aku telah menerima taubatnya dan mengampuni dosanya”. Mendengar teguran Allah , Rasulullahpun mengutus beberapa orang sahabatnya untuk menemui pemuda yang pernah diusir Rasulullah itu. Akhirnya mereka menemukannya dan merekapun memberikan kabar gembira tentang ampunan Allah kepadanya. Lalu mereka membawa pemuda itu kepada Rasulullah , dan kebetulan saat mereka sampai beliau sedang mengerjakan Shalat. Maka merekapun segera bermakmum dibelakangnya. Setelah selesai membaca surat Alfatihah beliaupun membaca surat At- takasur baru saja beliau sampai ayat “ Hatta zurtumul maqabir (sampai kamu masuk kedalam kubur),” maka pemuda itupun menjerit keras dan jatuh. Ketika orang-orang telah selesai Shalat, merekapun mendapati ternyata pemuda itu telah meninggal dunia. Allah berkenan menerima taubatnya dan memasukkannya kedalam kelompok hamba Allah Yang Shaleh Wallahu a'lam bisshawab.

 10 tanda pria mencintai mu more&more everyday 


Hak Ayah dalam Menentukan Jodoh Putrinya.

Dalam Islam, salah satu syarat sahnya pernikahan adalah adanya persetujuan Wali dari pihak wanita. Nabi saw bersabda

عن عائشة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : « لا نكاح إلا بولي وشاهدي عدل

Dari Aisyah ra bahwa Rasulullah saw bersabda, “Tidak sah nikah kecuali direstui oleh wali dan dihadiri 2 saksi yang adil” (Hadits Shahih dalam Shahihul Jami’us Shaghir, Baihaqi, Shahih Ibnu Hibban)

Dari hadits di atas dapat diketahui bahwa seorang ayah sebagai wali punya hak campur tangan dalam penentuan jodoh putri-putrinya. Ayah mempunyai hak “veto” jika sang ayah merasa tidak setuju dengan calon yang melamar putrinya. Akan tetapi pertimbangan ayah adalah pertimbangan syar’i, misalnya jika putrinya dilamar oleh pemuda yang tidak baik agamanya maka sang ayah berhak untuk campur tangan dengan menolak lamaran tersebut. Adapun jika sang ayah hanya mempertimbangkan sisi materi sang pemuda yang melamar, misalkan hanya lantaran pemudanya miskin lantas ditolak, maka hal yang seperti ini tidak boleh.

Akan tetapi, hak campur tangan seorang ayah terhadap pemilihan jodoh putrinya, bukan berarti ayah boleh memaksakan pernikahan putrinya dengan calon pilihan sang ayah, bahkan walaupun ayah simpati dengan kebaikan agama pemuda pilihannya. Dalam pernikahan pihak laki-laki dan perempuan harus sama-sama suka rela-tidak ada yang dipaksa, dalam sebuah hadits disebutkan

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ جَارِيَةً بِكْرًا أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَتْ لَهُ أَنَّ أَبَاهَا زَوَّجَهَا وَهِيَ كَارِهَةٌ فَخَيَّرَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Dari Ibnu Abbas ra bahwasanya ada seorang gadis datang kepada Nabi saw, lalu mengadu bahwa bapaknya telah mengawinkan dirinya padahal ia tidak mau, maka kemudian Nabi saw menyerahkan sepenuhnya kepada wanita tersebut antara membatalkan perkawinan atau meneruskannya (Hadits Shahih dalam Shahih Ibnu Majah)

Sangat disayangkan jika ada orang tua yang begitu antusias untuk menjodohkan putrinya dengan seorang pemuda *hanya* karena sang pemuda termasuk kaya, pemuda yang mampu memenuhi keperluan-keperluan dunianya, akan tetapi orang tua tidak mempertimbangkan kemampuan pemuda untuk memenuhi keperluan-keperluan akhirat putrinya kelak.


Sabtu, 24 Oktober 2015

Mengenal Sifat Dasar Manusia.. Menurut Al-Qur'an



Assalamua’alaikum wr wb,,, :)

Dalam Al Qur’an banyak disebutkan sifat-sifat dasar yang diberikan Allah kepada manusia. Berikut beberapa yang baru saya tahu letak-letaknya:

An Nisa (4): 28
“..dan manusia dijadikan bersifat lemah.”

An Nahl (16) : 4
“..,ternyata dia menjadi pembantah yang nyata.”

Al Isra’ (17): 11
“..Dan memang manusia bersifat tergesa-gesa.”

Al Isra (17) : 100
“..Dan manusia itu memang sangat kikir.”

Al Balad (90): 4
“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.”

Al Ahzab (33): 72
“Sesungguhnya manusia itu amat dzalim dan amat bodoh,”

Al Ma’arij (70): 19-21
“Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh. Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah, dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir,”

Al Fajr (89): 15-16
“Maka adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata ‘Tuahnku telah memuliakanku’. Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata ‘Tuhanku telah menghinaku.'”

Al ‘Adiyat (100): 6-8
“sungguh, manusia itu sangat ingkar, (tidak bersyukur) kepada Tuhannya, dan sesungguhnya dia (manusia) menyaksikan (mengakui) keingkarannya, dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan.”

Itu hanya sebagian kecil yang saya ketahui. Silakan jika ada yang mau menambahi.
Dengan adanya Qur'an2 berbasis index tematik tentu mempermudah kita untuk mempelajari Al Qur'an..  Insya'Allah.. Semoga Allah meridhoi kita..

* Setidaknya dengan mengenal dan mengetahui, sifat dan sikap Fitrah kita,.. Semoga kita dapat memperbaiki dan meminimalisir Kekurangan yang ada di setiap pribadi kita,.. Amin..


Kamis, 22 Oktober 2015

Ketika Timbangan Amal Di putuskan



Setelah satu persatu manusia yang ada di Padang Mahsyar menghadap Allah untuk bersoal jawab dan  menerima buku catatan amal masing masing , datanglah saatnya manusia untuk ditimbang amal baik dan amal buruk nya. Mereka yang berat timbangan kebaikannya maka ia berada dalam kehidupan yang menyenangkan didalam taman taman syurga yang penuh kenikmatan.  Mereka yang ringan timbangan kebaikannya atau berat timbangan keburukannya maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyyah, yaitu api yang amat panas membakar sampai ke ubun ubun. Allah menyebutkan peristiwa menimbang amal kebaikan dan keburukan ini didalam surat al Qoriah.


6. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, 7. maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. 8. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, 9. maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. (Al Qori’ah 6-9)

Allah akan memasang timbangan yang tepat dan memiliki akurasi tinggi , sehinga seseorang dihari itu tidak akan dirugikan sedikipun. Sekecil apapun amal baik atau amal buruk seseorang walaupun hanya sebesar telur kutu miscaya tidak akan luput dari timbangan itu. Allah menyebutkan peristiwa itu dalam  surat Al Anbiya’ 47




47. Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan. (Al Anbiya’ 47)

Barang siapa yang berbuat kebaikan walaupun seberat atom pasti akan menemui balasannya, demikian pula barang siapa yang berbuat keburukan walaupun seberat atom pasti akan menemukan balasannya pula



7. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya   8. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. (Al Zalzalah 7-8)

Ketika semua amalan manusia ditimbang maka manusia akan terbagi menjadi 3 kelompok. Kelompok pertama mereka yang timbangan kebaikannya lebih berat dari timbangan keburukannya, mereka itulah para calon penghuni Syurga.  Kelompiok kedua mereka yang timbangan keburukannya lebih berat daripada kebaikannya, mereka itulah calon penghuni Neraka. Dan kelompok ketiga mereka yang timbangan amal kebaikannya sama dengan amal keburukannya, mereka ditempatkan diatas dinding al A’Raaf yang berada diantara Syurga dan Neraka. Mereka butuh sedikit amal tambahan untuk mendorong mereka memasuki Syurga. Mereka akan tetap berada ditempat itu sampai ada keputusan Allah untuk  memasukan mereka kedalam Syurga.


Hasil timbangan amal itulah yang akan menentukan apakah seseorang ditempatkan di Syurga, di Neraka ataukah diatas al A ‘raaf yaitu suatu tempat yang ada diantara syurga dan neraka.

Mereka yang ditempatkan di atas Al “Araaf

Diriwayatkan oleh Khaitsamah bin Sulaiman dalam Musnad Khaitsamah dari Jabir bin Abdulllah bahwa Rasulullah bersabda” Pada hari kiamat nanti setelah dipasang timbangan, lalu ditimbanglah amal amal keburukan dan amal kebajikan. Barang siapa yang bobot amal kebaikannya lebih berat dari pada amal amal keburukannya meskipun hanya selisih sebutir telur kutu saja , niscaya ia masuk Syurga. Dan barang siapa yang bobot amal keburukannya lebih berat dari pada amal kebaikannya walaupun selisih sebutir telur kutu saja , niscaya ia mauk Neraka”. Seorang sahabat bertanya “ Wahai Rasulullah bagaimana orang yang bobot kebajikannya sama dengan bobot keburukannya”?. Beliau menjawab “ Mereka itulah orang yang disebut  Ashabul A‘Raaf . “Mereka tidak masuk Syurga , kendatipun mereka sangat menginginkannya. “.

Kisah tentang mereka yang ada diatas Al A’raaf ini disebutkan dalam surat Al A’Raaf ayat 46-47.


46. Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas; dan di atas A’raaf itu ada orang-orang yang mengenal masing-masing dari dua golongan itu dengan tanda-tanda mereka. Dan mereka menyeru penduduk surga: “Salaamun ‘alaikum.”  Mereka belum lagi memasukinya, sedang mereka ingin segera (memasukinya). 47. Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu (Al A’Raaf 46-47)

Mereka yang ada diatas Al A’Raaf itu bisa melihat keadaan didalam Neraka dan Syurga dengan  jelas. Ketika wajah mereka dihadapkan kearah Neraka mereka ketakutan dan mohon pada Allah agar jangan dimasukan kedalam Neraka itu. Ketika wajah mereka dihadapkan kearah Syurga mereka merasa gembira dan mohon pad Allah agar segera dimasukan kedalam syurga itu. Mereka terkatung katung diantara syurga dan Neraka. Mereka hanya membutuhkan sedikit tambahan amal kebajikan agar bisa memenuhi timbangan untuk masuk kedalam syurga.

Karena itu agar kita tidak terkatung katung diantara syurga dan neraka perbanyaklah timbangan kebaikan ketika masih hidup didunia ini. Kalimat dzikir seperti tahlil, tasbih, tahmid , takbir dan istighfar merupakan amalan yang dapat menambahkan timbangan kebaikan.

Dari Abu Malik al-Asy’ari r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Bersuci itu adalah separuh keimanan, bacaan Alhamdulillah itu adalah memenuhi beratnya timbangan -di akhirat, sedang Subhanallah dan Alhamdulillah itu memenuhi apa yang ada diantara langit dan bumi.” (Riwayat Muslim)

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Dua kalimat yang ringan untuk diucapkan, tetapi berat dalam timbangan dan disukai oleh Allah Yang Maha Pengasih, yaitu: Subhanallah wabihamdi , subhanallahil adzim “Maha Suci Allah dengan segala pujian-Nya dan Maha Suci Allah Tuhan Yang Maha Agung”. (Shahih Muslim No.4860)

Berbagai amal sunah yang berupa kalimat dzikir dan tasbih itu amat membantu bagi seseorang di hari penimbangan amal. Ketika timbangan amal buruk  seseorang ternyata lebih berat dari amal baiknya , maka kalimat dzikir dan tasbih ini akan menambah timbangan kebaikan sehingga amal baiknya lebih berat dari amal buruknya. Demikian pula jika terjadi amal baik dan buruknya seimbang, maka kalimat dzikir dan tasbih yang diucapkannya itu akan memenuhi timbangan kebaikannya, sehingga ia terdorong masuk Syurga .

Orang yang Bangkrut di hari berhisab

Ketika hari berhisab kelak ada orang yang datang dengan amal seperti gunung tihamah. Ia merasa bangga dengan amal kebaikan yang memenuhi  buku catatan amalnya. Dia yakin bahwa ia akan lulus saat dihisab dan masuk kedalam syurga.

Namun  setelah dilakukan hisab dan tanya jawab semua amal kebaikannya itu habis digunakan untuk membayar kejahatan dan kedzoliman  yang pernah dilakukannya terhadap orang lain. Hingga semua kebaikannya yang terlihat  seperti gunung itu habis digunakan untuk membayar kedzolimannya pada orang lain tersebut. Setelah kebaikannya habis ternyata ia masih mempunyai banyak sangkutan pada orang lainya sedang ia sudah tidak punya amal lagi untuk membayarnya. Akhirnya dosa orang lain itu dikurangi dan ditambahkan pada dosanya. Al hasil ia datang ketempat penimbangan amal tanpa membawa amal kebaikan sedikitpun

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?”

Mereka menjawab : “Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak pula memiliki harta/barang.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat. Namun ia juga datang dengan membawa dosa kedzaliman. Ia pernah mencerca si ini, menuduh tanpa bukti terhadap si itu, memakan harta si anu, menumpahkan darah orang ini dan memukul orang itu. Maka sebagai tebusan atas kedzalimannya tersebut, diberikanlah di antara kebaikannya kepada si ini, si anu dan si itu. Hingga apabila kebaikannya telah habis dibagi-bagikan kepada orang-orang yang didzaliminya sementara belum semua kedzalimannya tertebus, diambillah kejelekan/kesalahan yang dimiliki oleh orang yang didzaliminya lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam neraka.” (HR. Muslim no. 6522)

Persiapan mengadapi saat berhisab (timbangan amal)

Saat berhisab itu pasti terjadi , itu adalah saat yang menentukan apakah kita akan masuk syurga, Neraka atau terkatung katung diantara syurga dan Neraka berada diatas dinding Al A’Raaf yang memisahkan syurga dan Neraka.

Pada dasarnya mereka yang berat timbangan kebaikannya maka mereka akan dimasukan kedalam syurga, dan mereka yang berat timbangan keburukannya maka tempat mereka adalah di neraka jahanam.

Agar terpilih menjadi penghuni Syurga  usahakanlah timbangan kebaikan lebih berat dari pada timbangan keburukan. Beberapa kiat untuk mendapatkan timbangan kebaikan yang banyak antara lain:

1. Jauhkan diri dari melakukan perbuatan dosa dan maksiat yang dapat menambah timbangan keburukan.
2. Perbanyak Istighfar mohon ampun pada Allah untuk mengurangi dan menghapuskan dosa yang terlanjur dilakukan
3. Perbanyak amal soleh dan amal ibadah untuk menambah timbangan kebaikan
4. Perbanyak berdzikir mengagungkan Allah dengan mengucapkan tasbih, tahlil, tahmid , takbir, membaca Qur’an untuk menambah timbangan kebaikan.
5. Jauhi perbuatan menyakiti dan mendzolimi orang lain yang dapat jadi masalah kelak diakhirat. Dosa terhadap Allah bisa diampuni oleh Allah namun  dosa terhadap seseorang harus diselesaikan dengan orang yang bersangkutan.
Orang yang bijak dan arif akan berusaha sekuat tenaga melaksanakan beberapa kiat diatas untuk menambah berat timbangan kebaikan, hingga ia bisa melalui saat berhisab dengan mudah dan masuk Syurga tanpa banyak mengalami halangan dan rintangan.


Looped Slider

Find Us On Facebook

Gallery

Random Posts

Social Share

Flickr

Events

Gagdet